Trending Topik

Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Dunia Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Islam. Tampilkan semua postingan

Haniya: Intifadhah Belum Keluarkan Semua Kekuatannya

Written By Admin on Senin, 07 Desember 2015 | 08.40



Gaza – Infopalestina: Ismail Haniya, wakil ketua biro politik gerakan perlawanan Hamas menegaskan, Israel dan para pemimpinya saat ini hidup kondisi kegalauan akibat intifadhah Al-Quds. Sebelumnya secara terang-terangan mereka mengakui, intifadhah ini akan berlangsung lama. Sejumlah alternatif masih banyak. Maka dengan ini Haniya mengatakan, jika pilihan alternatif masih banyak bagi Israel, maka intifadhah belum mengeluarkan semua kekuatannya.

Dalam pertemuan dengan para ulama yang diadakan Ikatan Ulama Palestina dan Persatuan Ulama dunia, Sabtu (28/11). Ia mengisyaratkan, intifadhah telah menorehkan keberhasilan yang luar biasa dalam perjalananya menuju pembebasan Al-Quds.

Ia mengatakan, Intifadhah telah ikut dalam aksinya membuyarkan rencana Zionis untuk membagi Al-Aqsha dan mengakibatkan warganya menghentikan aksi bodohnya. Bahkan keberhasilan ini bisa diukur dalam waktu dekat ini, yaitu runtuhnya teori logika bangsa Palestina serta teori Dayton dan Palestina baru.

Haniya menegskan, intifadhah adalah perubahan besar dalam setrategi perlawanan di kawasan. Pengaruhnya tidak hanya di Tepi Barat dan Palestina saja, bahkan efeknya bisa dirasakan oleh umat Islam seluruhnya.
Intifadhah muncul atas taqdir dari Allah. Ketika pecundang mundur dari kewajibanya dan Zionis meyakini bahwa mereka masih punya kesempatan untuk melaksanakan rencananya di Palestina. Maka intifadhah muncul untuk mematahkan semua teori mereka, kereta perjuangan kembali pada relnya. (asy/Infopalestina.com)

Turki dan Bangkitnya Kembali Muhammad Alfatih

Written By Admin on Kamis, 09 Juli 2015 | 12.41



Istanbul sepertinya akan berpesta, spanduk pengumuman acara peringatan penaklukan Konstantinopel ke 562 bergambar Sultan Muhammad Al Fatih dengan kuda putihnya terpampang disetiap sudut kota. Dari spanduk dan baliho juga disampaikan kalau acara akan dihadiri langsung oleh Presiden Erdogan dan PM Ahmet Davutoglu. Yenikapi Sahili sudah berhias menjadi pusat peringatan dengan aktraksi kembang api yang luarbiasa.

Saya dan beberapa teman sejak 8 hari yang lalu sudah berkeliling Bursa, Bandirma, Erdek, Canakkale, KIlitBahir, Gelibolu, Edirne hingga Istanbul untuk menapaktilasi perjalanan para Sultan Ottoman sejak Osman, Orhan, Murad I, Bayazid, Muhammad I, Murad II hingga Muhammad II (alFatih). Kami ingin mendalami dan menghayati bagaimana 7 generasi awal Osman Ghazi sangat serius menyiapkan, menanamkan mimpi, merencanakan, mengerahkan semua daya upaya, meningkatkan kemampuan dan merangkai strategi lintas bidang ilmu dan lintas generasi untuk merealisasikan janji “Latuftahanna”
Hadits Nabi Muhammad SAW tentang janji penaklukan menjadi suluh yang demikian kuat.

“You will conquer Constantinople. Its commander is the best and its army (that will conquer it) is the best.”
Saat ke Bursa dan menyaksikan penyiapan penaklukan, menguatkan mimpi dan membangun pasukan professional, dan saat ke Canakkale menyaksikan catatan sejarah hebat tentang penjagaan Selat dan penguasaan awal tanah Rumeli, lanjut ke Edirne hingga perbatasan Yunani mendapatkan fakta kesungguhan memblok Konstantinopel dari peta Eropa, hingga kemarin ke menyusuri 3 lapis benteng Byzantium dari Yedikule hingga Istana Blacharnae, dari Acropolis hingga semua titik Kota, juga ke menara Galata dan beberapa tempat lainnya, maka jelaslah bahwa kerja keras penaklukan dengan penuh fokus, presisi dan determinasi tinggi sudah dilakukan hingga mereka layak merealisasikan janji nubuwwah yang diinginkan oleh semua generasi Islam.

Tentu tidak semuanya berjalan mulus, ada berbagai macam gangguan dan hambatan dari dalam dan luar, ada keinginan menyerah di beberapa titik, juga ada goncangan besar seperti yang terjadi di Palagan Cubuk Ankara saat Sultan Bayazid sang Halilintar tertangkap dan meninggal. Ada juga perpecahan yang kemudian bisa direkonsolidasikan dengan baik oleh Sultan Muhammad I, dan masih banyak lagi hal lainnya. Tapi semua halangan bisa dilewati dengan baik.

Dari perjalanan panjang penaklukan kita belajar betapa kerja besar memang hanya bisa dilaksanakan oleh orang-orang besar. Orang-orang besar itu bisa siapa saja, bisa saja awalnya mereka hanya penggembala, orang nomaden, tapi kemudian proses yang membuatnya menjadi sangat tangguh. 
Manajemen perencanaan yang sangat baik, penguasaan bahasa, penguasaan ilmu dan teknologi, kemampuan komunikasi, dan kedispilinan tingkat tinggi harus berpadu pada ketundukan kepada Alloh dengan ibadah dan penegakan syariat.

Ada banyak yang kami pelajari dan insya Alloh akan terus kami pelajari.. karena kami dan anak cucu kamilah generasi penakluk selanjutnya, insya Alloh..

“Nabi Muhammad SAW pernah ditanya,”Kota manakah yang dibebaskan lebh dahulu, Konstantinopel atau Roma?” Nabi Menjawab,”Kotanya Heraklius dibebaskan lebih dahulu, yakni Konstantinopel” (HR Ahmad dan AlHakim)

Roma akan takluk juga keniscayaan, oleh siapa dan kapan? Tak ada yang tahu kecuali Alloh.
Tapi Syaikh Qorodhowi meramalkan bahwa Roma akan takluk dengan ilmu dan pena.
Mari belajar dari para pendahulu kita. Karena bisyaroh Nabi tak akan salah…
————————————
Sebuah Catatan Perjalanan Napak Tilas Sejarah Turki Utsmani Oleh : 
Banu Muhammad, Dosen Pasca Sarjana, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
banu Muhammad
banu Muhammad [http://duniatimteng.com/]

“Ramadhan Kita untuk Gaza”, Kampanye Berikan Paket Makanan untuk Warga Miskin Gaza

Written By Admin on Jumat, 19 Juni 2015 | 12.52



JALUR GAZA, Kamis (PIC): Komite Rakyat Dunia Dukung Gaza bekerja sama dengan Badan Zakat Mendukung Rakyat Palestina Rabu (17/6) pagi meluncurkan kampanye bertemakan “Ramadhan Kita untuk Gaza”. Kampanye ini diluncurkan dengan harapan dapat membantu keluarga-keluarga yang sedang membutuhkan di Jalur Gaza.

Amir Jaber selaku juru bicara Badan Zakat Mendukung Rakyat Palestina mengucapkan terima kasih kepada kerajaan beserta rakyat Yordania yang terus memberikan dukungan kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan di Jalur Gaza. Ia juga menambahkan, pihaknya akan memberikan 40.000 paket makanan untuk keluarga di Jalur Gaza. “Sekitar 20.000 paket makanan sudah sampai di Jalur Gaza dan akan dibagikan di hari-hari awal bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” jelasnya.

Juru bicara perkumpulan lembaga-lembaga sosial di Jalur Gaza Nazih al-Banna menjelaskan, salah satu target diluncurkannya kampanye ini adalah untuk memberikan paket makanan bagi keluarga-keluarga kurang mampu di Gaza. “Kampanye ini menargetkan dapat memberikan paket makanan kepada 200.000 keluarga miskin dan anak yatim di Gaza,” terangnya.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Presiden Erdogan: Demokrasi ialah Menghormati Kehendak Rakyat

Written By Admin on Jumat, 05 Juni 2015 | 08.12

Presiden Turki Recep Tayyp Erdogan mengemukakan bahwa demokrasi hanya dapat diraih dengan penghormatan atas kehendak rakyat. Demikian dilansir Middle East Monitor pada Jumat (22/5) lalu.

Erdogan menyatakan hanya demokrasi sejati yang dapat mencapai kesejahteraan, yang untuk itu hanya bisa diperoleh dengan menghormati cita-cita nasional.

Ia mengapresiasi pencapaian Partai Keadilan dan Pembangunan yang sedang berkuasa, seraya menegaskan bahwa sebagai presiden, ia berdiri pada jarak yang sama dengan semua partai politik di Turki.

"Sebagai perdana menteri, saya tidak mungkin menuntaskan semua proyek (pembangunan-red), tetapi loyalitas saya terletak bagi rakyat Turki dan kemakmuran mereka," ujar Erdogan.

Erdogan kembali mengulang sikapnya bahwa negaranya membersamai segenap kaum tertindas di seluruh dunia, khususnya mereka yang mencari bantuan dan dukungan Turki. [memo/islamedia/zamrud-kh]

Alhamdulillah, Nelayan Aceh Selamatkan Lagi 400 Muslim Rohingya

Written By Admin on Kamis, 21 Mei 2015 | 08.27



BANDA ACEH - Kembali, nelayan di Aceh menyelamatkan imigran Rohingya di perairan Kabupaten Aceh Timur. Mereka ditemukan nelayan saat mengapung di lautan, Rabu (20/5) dinihari.

Diperkirakan jumlah imigran yang kembali ditemukan ini mencapai 400 jwa lebih yang terdiri dari anak-anak, wanita, remaja dan juga kaum pria dewasa. Para imigran itu terlihat lemah dan ada yang jatuh sakit.

Mereka ditemukan oleh nelayan saat mengapung-ngapung di lautan, Rabu dinihari.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, perahu motor yang membawa imigrano ini dalam keadaan tidak berfungsi mesinnya sehingga harus ditarik dengan perahu motor kecil milik nelayan ke Kuala Geuleumpang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.

Salah seorang imigran yang bisa berbahasa Melayu Hasan Ali, kepada warga setempat mengungkapkan mereka sudah terdampar di lautan selama sekitar tiga bulan dengan perbekalan yang sangat tidak memadai.

Mereka lari dari negaranya karena konflik rasial dan di tengah lautan mereka kehabisan bekal dan terombang-ambing selama tiga bulan sebelum akhirnya ditemukan nelayan Aceh saat di sekitar perairan Aceh dan kemudian diselamatkan.

Sampai saat ini, berdasarkan informasi yang diterima, masih berlangsung proses evakuasi terhadap para imigran ini oleh nelayan Aceh di Aceh Timur.

Tahap awal sudah diselamatkan 30 jiwa yang didaratkan di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Julok. Sebagian besar sisanya masih di dalam perahu dan sedang ditarik perahu motornya oleh tujuh perahu kecil milik nelayan setempat.

Gelombang imigran di pantai utara dan timur Aceh juga ditolong oleh nelayan setempat.

5 Mei lalu, 500 imigran dari etnis Rohingya dan Bangladesh diselamatkan di perairan Kecamatan Senuddon, Aceh Utara. Selanjutnya pada 10 Mei, kembali ditemukan 700 imigran oleh nelayan di Kuala Langsa, Kota Langsa.

Sumber: http://www.atjehcyber.net/

______________________________________________________________________________

Salurkan donasi anda untuk membantu  Muslim Rohingya melalui ACT


Menlu Turki: Permukiman Ilegal Zionis di Al-Quds Langgar Hukum Internasional

Written By Admin on Senin, 04 Mei 2015 | 10.49


ISTANBUL, Rabu (PIC): Menteri Luar Negeri Turki dalam pernyataan resminya mengutuk keputusan Zionis untuk membangun 77 unit baru permukiman ilegal di kota Al-Quds timur. Ia mengatakan, keputusan tersebut bertentangan dengan hukum internasional. “Keputusan tersebut sangat tidak bisa diterima dalam kondisi apapun. Terus berlanjutnya tindakan ilegal akan merusak kemungkinan penerapan solusi berdirinya dua negara. Hal itu juga kian meyakinkan masyarakat internasional bahwa Zionis tidak serius perihal proses perundingan damai,” ungkapnya dalam pernyataan tersebut.

Perihal berita tender itu, Peace Now, gerakan berbasis ‘Israel’ yang berhaluan kiri mengatakan, “Keputusan ini mengindikasikan kebijakan pemerintah baru ‘Israel’ yang dibentuk oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.” Bahwa Netanyahu teguh menggagalkan berbagai kemungkinan peluang perdamaian.

Kepala Dewan Tertinggi Islam di Al-Quds dan khatib Masjidil Aqsha Syeikh Ekrema Sabri memberi peringatan perihal keberlanjutan perluasan permukiman ilegal Yahudi di kota Al-Quds dan sekitarnya. Saat menerima delegasi akademis Belanda yang dipimpin oleh Profesor De Guzman, Syeikh Sabri mengungkapkan berbagai tindakan agresif dan sewenang-wenang Zionis terhadap Al-Quds dan warganya.
Zionis mengisolasi Al-Quds, mengganti landmark, menghancurkan rumah-rumah dan pemakaman, memberlakukan pajak yang tak terjangkau masyarakat Al-Quds, mengganti kurikulum sekolah para pelajar Arab, dan sebagainya. Padahal, kata Syeikh Sabri, Perjanjian Umariyya pada masa Khalifah Umar bin Khathab menjamin keamanan penduduk Al-Quds dan menebarkan toleransi, serta saling menghormati antara Muslim dan kaum Kristen di Palestina.

Sekitar 15 abad lalu, saat Khalifah Umar berhasil menguasai Baitulmaqdis, tak ada sama sekali pertumpahan darah atau pembunuhan oleh tentara Islam. Penduduk yang ingin terus menetap di sana dijamin keselamatan nyawa, harta, bahkan tempat beribadah mereka. Seluruhnya tertulis dalam Perjanjian Umariyya.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Jabar Komitmen Kembangkan Ekonomi Syariah

Written By Admin on Rabu, 15 Oktober 2014 | 17.16



Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan mengatakan Provinsi Jawa Barat berkomitmen mengembangkan ekonomi syariah. Hal ini disampaikan saat acara pembukaan Forum Riset Keuangan Syariah (FRKS) 2014 di Bogor, Selasa (14/10).

"Termasuk pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Syariah," ujar Gubernur yang akrab disapa Aher itu.

Aher mengakui pangsa pasar (market share) perbankan syariah di Jabar baru sekitar lima persen dari market share keseluruhan perbankan. Untuk itu, dibawah kepemimpinannya Jabar berencana akan mendirikan BUMD Jamkrida Syariah.

Lebih lanjut Aher menjelaskan, sejak tahun 2012 BUMD Jamkrida telah memiliki divisi syariah yang menangani keuangan syariah. Divisi syariah itu hingga saat ini terus berjalan dan menjadi penjamin Peminjaman Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jabar.

“Sekarang tinggal kita membuat sendiri Jamkrida Syariah,” ujar Gubernur yang juga kader PKS itu.
http://www.pks.or.id/content/jabar-komitmen-kembangkan-ekonomi-syariah

Indonesia Ikut Berperan dalam Pemulihan Jalur Gaza

Written By Admin on Senin, 13 Oktober 2014 | 22.11



Konferensi Internasional untuk Pembangunan Kembali Jalur Gaza, Palestina, pascaserangan militer Israel, digelar di Kairo, Mesir, pada Ahad (12/10), yang dihadiri sejumlah negara termasuk Indonesia.

Ketua Delegasi Indonesia, Wiwiek Setyawati Firman, seperti dilansir dari Antara menegaskan bahwa Indonesia bersama dengan negara lainnya berkomitmen untuk terus membantu Palestina untuk bangkit kembali akibat serangan brutal Israel.

"Terkait pembangunan kembali Jalur Gaza, Indonesia memberi bantuan darurat sebesar satu juta dolar AS," kata Wiwiek yang juga Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Wiwiek menjelaskan, bantuan dana tersebut merupakan keputusan dan arahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera disalurkan kepada rakyat Palestina.

Kendati demikian, Wiwiek mencemaskan lambannnya proses pencairan dana tersebut oleh Kementerian Keuangan.

Proposal pencairan bantuan tersebut telah diajukan kepada Kementerian Keuangan sejak pertengahan Juli 2014, namun hingga kini belum kelar, ujar wanita diplomat itu.

Padahal, katanya, ada puluhan ribuan warga Palestina, yang cedera atau kehilangan tempat tinggal akibat gempuran membabi-buta Israel pada Juli dan Agustus silam, sangat membutuhkan bantuan darurat.

Ditanya tentang bantuan pemerintah itu harus melalui persetujuan DPR, Wiwiek menegaskan bahwa bantuan darurat tidak membutuhkan persetujuan parlemen.

Sementara itu, Indonesia sebelumnya juga telah memberi bantuan dana tambahan sebesar 10 juta dolar AS kepada UNESCO ketika Palestina secara resmi diterima sebagai anggota Badan PBB Bidang Pendidikan, Sains dan Kebudayaan tersebut.

Penerimaan keanggotaan Palestina di UNESCO itu juga tidak terlepas dari peran Indonesia dalam memperjuangkannya kendati ditentang keras oleh Israel dan sekutunya.

Di sisi lain, Kepala Kanselerai (Head of Chancery/HoC) KBRI Kairo, Meri Binsar Simorangkir mengungkapkan, KBRI sedang melakukan pendekatan intensif kepada Kementerian Luar Negeri Mesir untuk perolehan izin masuk ke Gaza lima unit ambulans bantuan Indonesia.

Lima unit ambulans itu merupakan bantuan masyarakat Indonesia melalui empat lembaga swadaya masyarakat (LSM), masing-masing dua unit ambulans dari Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), satu unit dari Bulan Sabit Merah Jakarta, satu unit bantuan Aksi Tanggap Darurat (ATD), satu unit lagi dari Pos Keadilan Peduli Ummat Partai Keadilan Sejahtera (PKPU-PKS).

Ambulans tersebut masih terkatung-katung di Mesir sejak Agustus silam akibat sulitnya mendapat izin dari pemerintah Mesir tanpa alasan yang jelas.

Selain ambulans, bantuan bahan makanan dan obat-obatan dari LSM-LSM tersebut telah dikirimkan terlebih dahulu lewat Bulan Sabit Merah Mesir.

Secara terpisah, PKPU-PKS pada 2 Oktober lalu menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 7.000 dolar AS yang serahterimanya dilakukan di Rumah Sakit Palestina di Kairo, kata Kepala Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo, Windratmo Suwarno. (gie/islamedia/ant)

Khutbah Idul Adha Ismail Haneya di Lapangan Yarmuk Gaza

Written By Admin on Selasa, 07 Oktober 2014 | 05.42



Gaza – Ismael Haneya, wakil ketua biro politik gerakan perlawanan Hamas menegaskan, gerakannya siap melanjutkan pembangunan senjata perlawanan dan perangkat pasukannya di Jalur Gaza.

Ia menegaskan, pihaknya tetap akan mengawal perlawanan hingga seluruh wilayah Palestina terbebas dari penjajahan Zionis.

Dalam khutbah iednya yang dilakukan Sabtu (4/10) di lapangan Yarmuk, kota Gaza. Ia mengatakan, Hamas akan terus berupaya meningkatkan kemenangannya selama ini terhadap Israel. Hamas akan melindungi pasukan perlawanan. Mereka akan terus mengembangkan peralatan tempurnya hingga terbebasnya seluruh tanah Palestina.

Ia menegaskan, Hamas tidak akan membiarkan siapapun menyentuh senjata perlawanan atau bernegosiasi dengannya. Pasukan yang dimiliki Hamas tidak akan digunakan keualia untuk melawan Israel.

Dalam kaitan lain, Haneya menyerukan agenda rekonsiliasi dilengkapi dan dihormati. Ia menyerukan peningkatan prinsip-prinsip koalisi nasional. Kami punya strategi dalam memilih cara-cara rekonsiliasi dan misi kami pada hari ini adalah pentingnya persatuan dan kebersamaan.

Dalam setrateginya, Hamas membangun setrategi inklusif bagi semua negara Arab dan islam serta masyarakat internasional yang ingin berada di pihak bangsa Palestina dan membela hak-haknya. Ia neneubra semua pihak bekerja untuk menyeret para pemimpin Zionis ke pengadilan internasional dan bergabung bersama Palestina dalam kesepakatan dasar Roma. (asy/Infopalestina.com)

Gunung Kelud Meletus, Hujan Abu Hingga 15 Kilometer

Written By Admin on Jumat, 14 Februari 2014 | 21.57



Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Gunung Kelud telah meletus Kamis (13/2) malam sekitar pukul 22.50 WIB. Ribuan warga, kata dia, telah mengungsi dan proses evakuasi masih terus berjalan.

Erupsi Gunung Kelud, kata Sutopo, masih terus berlangsung hingga saat ini sejak erupsi pertama terjadi.

“Hujan abu, pasir dan kerikil diperkirakan hingga radius 15 kilometer, khususnya di barat hingga barat daya dari Gunung Kelud,” katanya, Kamis (13/2) malam. Puncak gunung, ujar Sutopo, terlihat kilat terus menerus yang mengindikasikan erupsi terus berlangsung. Visual kondisinya gelap.

Sutopo mengimbau masyarakat agar mengungsi dengan tertib dan tidak panik. Masyarakat juga dihimbaunya mengungsi ke luar radius 10 kilometer dari lereng Gunung Kelud. Di sisi barat lereng, masyarakat telah mengungsi di Kecamatan Wates, Ponggok, Sanan Kulon, Gurah, Pare dan lainnya. (rol/sbb/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/

One Day One Juz Mendunia

Written By Admin on Selasa, 31 Desember 2013 | 08.01


Membaca Alquran jadi lebih disiplin.

Indah Lestari gembira. Ia merasa berada di tempat yang tepat. “Senang punya komunitas berisi orang-orang yang istiqamah dalam beribadah,” katanya, Senin (23/12). Komunitas yang ia maksudkan adalah One Day One Juz (ODOJ).

Bersama rekan-rekannya, Indah membaca Alquran sebanyak satu juz setiap harinya. Ia telah bergabung selama 1,5 bulan. Ia mengaku semula sempat kesulitan. Sebab, biasanya ia membaca Alquran beberapa lembar saja.

Kini, perempuan asal Serang, Banten, itu lebih sering berinteraksi dengan kitab sucinya. Ia melakukannya setelah shalat Subuh.

Waktu lainnya, di antara Maghrib dan Isya. Indah merasa lebih disiplin dalam membaca Alquran. Ia pun menyampaikan kekaguman pada rekan-rekan lainnya.

“Mereka punya banyak kesibukan, tetapi bisa menyelesaikan satu juz setiap hari,” ungkap Indah. Peserta lainnya, Tino Gaus, sudah mengenal ODOJ sejak didirikan. Pendirinya termasuk orang ia kenal. Laki-laki yang bekerja di lembaga dana pendidikan pemerintah ini punya target.

Saat perjalanan ke kantor menggunakan kereta, kata dia, ia harus bisa mencicil bacaan Alqurannya. Ia juga menerapkan strategi lain dengan membaca Alquran setelah shalat Zhuhur dan Ashar. “Maghrib diupayakan sudah selesai,” kata mantan ketua BEM FMIPA UI itu.

Bahrul Ulum mengaku merasa lebih tenang setelah rutin membaca satu juz Alquran. Ia tak lagi gentar menghadapi tantangan hidup. Ia selalu menargetkan selesai satu juz seusai shalat Subuh. “Kalau belum selesai, sisanya saat istirahat kantor. Maksimal setelah pulang kantor.”

Laki-laki yang bekerja pagi hingga petang di Laznas Amanah Takaful Jakarta Selatan ini sudah bergabung selama tiga bulan. Ia telah melewati 87 sesi membaca Alquran dan dua kali khatam bersama kelompoknya.

Koordinator ODOJ Pusat Ricky Adrinaldi mengatakan, gerakan ini bermula sejak September 2013 seusai Ramadhan. Ketika itu, masih dalam skala kecil. Pertengahan November, selain Blackberry Messanger (BBM), penggunaan Whatsapp (WA) cukup efektif menarik peminat.

Kuota yang besar dan kemampuan aplikasi WA yang memungkinkan untuk membuat lebih dari satu kelompok pembicaraan memungkinkan admin memantau kelompok dengan lebih baik. Tak lama berselang, Ricky dan teman-temannya melakukan soft launching ODOJ.

Pascapeluncuran, peminat gerakan ini semakin banyak. Bahkan, jangkauannya meluas hingga ke Australia, Qatar, Jeman, Jepang, Malaysia, Prancis, Swiss, Amerika Serikat (AS), dan Hong Kong. Untuk memudahkan koordinasi, tiap negara memiliki perwakilan afiliasi.

Ricky menjelaskan, ODOJ sebenarnya sederhana. Orang yang berminat dapat mendaftar online di www.onedayonejuz.org. Pendaftar akan mendapat nomor urut. Tiap 30 nomor urut akan digabungkan menjadi satu kelompok.

Kelompok laki-laki dan perempuan dibuat terpisah, baik admin maupun pesertanya. Setiap kelompok memiliki satu admin yang akan mengecek ketercapaian bacaan Alquran. Pada hari pertama, tiap kelompok menyepakati pembagian juz yang akan dibaca anggotanya.

Esoknya, mereka akan membaca juz selanjutnya. Setiap kelompok diberi waktu hingga pukul 21.00 WIB untuk menuntaskan bacaan Alquranya. Jika tidak tuntas, sisa bacaan yang belum sempat dibaca akan dilelang admin kepada anggota lainnya dalam kelompok itu.

Peserta ODOJ berasal dari segala usia, mulai dari delapan tahun hingga seorang bapak berusia 70 tahun. “Jumlah anggota ODOJ sudah mencapai 36 ribu orang. Belum lagi masih ada yang masuk dalam daftar tunggu,” ungkap Ricky.

Daftar tunggu muncul akibat jumlah pendaftar yang mencapai ratusan orang setiap harinya. Sementara, tenaga pengelola hanya 22 orang dan admin sekitar 1.070 orang untuk 1.212 kelompok. Pada dasarnya, ODOJ bertujuan membudayakan membaca Alquran satu juz setiap hari.

Menurut Ricky, ide ini muncul ketika ia melihat beberapa temannya yang ingin khatam Alquran dalam sebulan. Ia berharap metode ini bisa membantu. Hal terpenting komitmen. “Kami bahkan memiliki beberapa peserta yang bacaannya masih terbata-bata.”

Tim pengurus ODOJ biasanya menyarankan mereka untuk kembali belajar tahsin. Ricky juga menegaskan, ODOJ terbuka untuk semua kalangan. Sejauh ini pula, responsnya cukup positif. Ia mengatakan, ada peserta yang merasa hidupnya berkah setelah rutin membaca Alquran.

*sumber: ROL

Innalillahi, Anggota ODOJ Wafat Setelah Khatam Al-Quran!

Written By Admin on Minggu, 29 Desember 2013 | 21.21

Add caption
Siapapun yang tergabung dalam program ODOJ (One Day One Juz), pasti pada pagi hari akan mendapatkan informasi duka tentang berpulangnya Yenni Ratna Sari, salah seorang pegiat ODOJ grup 35 (29/12).
Berdasarkan informasi yang beredar, pada malam harinya, beliau bersama suaminya mengalami kecelakan tabrak lari saat hendak mengantar pesanan teman. Ada pula yang menceritakan bahwa mereka berdua sedang mencari fotokopian untuk keperluan halaqah almarhumah pada besok harinya. Mengingat jarak yang dekat, mereka tidak mengenakan helm. Mereka mengendarai motor secara perlahan di pinggir jalan. Namun naas, dalam perjalanan, mereka ditabrak mobil dari belakang. Tersiar kabar, selain mereka, ada tiga motor pula yang menjadi korban.

Sebelum kejadian tersebut, beliau mendapat jatah dan menyelesaikan membaca juz 30. Ini menandakan tugas beliau membaca Al-Quran sudah selesai 30 juz. Sekitar pukul 19.37 WIB beliau masih membaca Al-Quran hingga memimpin doa khatam bersama-sama. Sampai akhirnya, pukul 22.34 WIB tersiar kabar bahwa beliau telah wafat.

Kini jenazah beliau telah dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Cilegon Timur. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menerima segala amal ibadahnya. Allahumma aamiin.

Semoga kita pun dapat belajar, untuk menyiasati kehidupan untuk terus berinteraksi terhadap al-Qur’an, hingga Allah memanggil kita. Allahumma aamiin. (ded/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/

70 Ormas Islam Jakarta Dukung Aher Maju Pilpres

Written By Admin on Rabu, 25 Desember 2013 | 09.36


BANDUNG, TRIBUN - Sedikitnya 70 organisasi masyarakat (ormas) Islam yang tergabung dalam Koordinasi Dakwah Islam (Kodi) DKI Jakarta mendukung Gubernur Jabar  Ahmad Heryawan (Aher) untuk maju dalam bursa capres/cawapres pada Pilpres 2014.

Harapan dan dukungan itu mengemuka dalam pertemuan antara pengurus Kodi DKI Jakarta dan perwakilan ormas anggotanya dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Selasa (24/12).

Silaturahim dipimpin Ketua Umum Kodi DKI Jakarta KH Syarifuddin Mahfudz, yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta.

"Terus terang, antara Kodi dan Pak Heryawan ada chemistry yang sama. Kita punya idealisme yang sama dalam kerangka membina umat dan mensejahterakan bangsa," kata Syarifuddin di Bandung, Rabu (25/12).

Syarifuddin berharap, partai politik khususnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menaungi Aher membuka peluang bagi Heryawan untuk maju pada  Pilpres 2014.

"Kodi Jakarta sangat siap mendukung Pak Heryawan jika akhirnya menjadi salah seorang peserta Pilpres," kata Syarifuddin.

Menurut Syarifuddin,  kapabilitas kenegarawanan Aher telah teruji selama menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dan memimpin Jawa Barat hampir enam tahun terakhir dan prestasi kerjanya cukup menonjol.

"Selain berprestasi, Pak Heryawan seorang pemimpin yang jujur, sederhana, memiliki hubungan yang baik dengan siapapun, ngemong, tidak arogan, tawadhu, dan tidak takabur," ujar Syarifuddin.

Atas pemikiran itu kata Syarifuddin, Kodi DKI Jakarta akan mengomunikasikan harapan dan dukungan dimaksud ke berbagai pihak yang berkepentingan.

Aher sendiri menanggapi aspirasi Kodi DKI Jakarta itu dengan ucapan terimakasih. Menurut Aher,  ia tidak akan bicara panjang lebar soal posisinya pada Pilpres 2014 karena proses politiknya masih panjang.

"Namun, apapun,  sebagai seorang muslim saya akan berusaha untuk mengemban amanah apapun yang dipercayakan rakyat," kata  Aher.

Aher masuk dalam tiga besar kader yang digadang-gadang sebagai bakal calon presiden (capres) PKS. Selain Aher, PKS juga memunculkan nama Presidennya, Anis Matta, dan anggota DPR Hidayat Nur Wahid.

Jago PKS pada Pilpres 2014 akan diputuskan oleh Dewan Syuro dan ditentukan pula oleh perolehan suara partai bernomor urut 3 ini dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014. (san)

*Tribunnews /http://www.pkspiyungan.org

Sepanjang 2013, Ratusan Siswa Sekolah Juara Raih Prestasi

Written By Admin on Selasa, 24 Desember 2013 | 08.16

Hingga Desember 2013, 14 Sekolah Juara yang merupakan binaan Rumah Zakat (RZ) telah melahirkan 294 siswa berprestasi, dari total siswanya yang sebanyak 1617. Prestasi tersebut ditorehkan mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Sekolah yang berdiri sejak 2007 kini telah tersebar di 12 kota dan kabupaten di Indonesia.

“Kami membuat target khusus yang terukur untuk pencapaian prestasi siswa. Hal ini berlaku di semua Sekolah Juara dengan parameter yang disesuaikan dengan daerah masing-masing,” tutur Heny Widiastuti, Chief Program Officer Rumah zakat.

Sekolah Juara didedikasikan untuk melahirkan anak-anak bermental juara yang siap menjawab tantangan zaman. Untuk melahirkan anak juara, Sekolah Juara menerapkan konsep Multiple Intelligences dalam kurikulum pendidikannya.

“Sebab setiap anak dianugerahkan potensi yang beragam. Tidak adil jika sekolah hanya mengembangkan satu bidang potensi tanpa menggali bidang potensi yang lain. Juara tidak hanya lahir dari bidang yang selama ini telah banyak melahirkan juara,” jelas Heny.

Sekolah ini juga hadir untuk memberikan harapan kepada anak yatim dan dhuafa yang sulit membayar biaya pendidikan. “Permasalahan kemiskinan di Indonesia tidak bisa selesai dengan sekejap. Salah salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas anak bangsa melalui pendidikan yang berkualitas. Kami ingin memotong rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujar Heny. [RZ/YL/Islamedia]

Paguyuban Pasundan Dukung Aher Maju Pada Pilpres 2014

Written By Admin on Rabu, 18 Desember 2013 | 09.16


Paguyuban Pasundan mendukung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) maju dalam ajang pilpers 2014. Saat ini Aher disebut-sebut akan maju dalam pencapresan 2014 melalui PKS.

“Mudah-mudahan tidak hanya wacana saja. Saya kira sah-sah saja kalau memang PKS yakin akan mencalonkan, ya maksimal cawapres, rakyat Jabar pasti akan mendukung,” ujar Ketua Umum Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi di kantornya di Bandung, Selasa (17/12).

Didi melihat potensi tokoh Sunda (Jabar) untuk menjadi pemimpin nasional sangat besar. Hanya saja waktu serta kesempatan yang belum berpihak.

“Sejak dulu ada nama Ir Juanda yang jadi pemimpin nasional, ya mungkin 2014 atau 2019 ini saatnya ada tokoh Sunda muncul ke kancah nasional,” jelasnya.

Nama Aher sendiri beberapa hari yang lalu santer disandingkan dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Diprediksi pasangan Soekarwo-Aher ini akan jadi kuda hitam di pilpres 2014.

“Dengan siapa saja, yang terpenting niat, dan ada tokoh Sunda yang peduli dengan bangsa dan negara ini,” pungkasnya. (rmol/sbb/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com

Imam Masjidil Haram: Salju Turun di Jazirah Arab, Tandakan Kiamat Sudah Dekat

Written By Admin on Jumat, 13 Desember 2013 | 09.57


Beberapa hari ini salju berturunan di Jazirah Arab setelah badai Alexa menerjang kawasan tersebut. Imam Masjidil Haram, Syeikh Su’ud Syuraim, menyatakan bahwa hal tersebut telah membuktikan bahwa Muhammad saw. benar-benar seorang nabi dan rasul yang menerima wahyu dari Allah swt.

Beliau mengatakan bahwa salju adalah komponen utama dalam pembentukan sungai dan tumbuhan. Berjatuhannya salju di Jazirah Arab membuktikan kebenaran Rasulullah saw. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw. bersabda, “Hari Kiamat baru akan datang setelah negeri Arab kembali menjadi padang yang hijau dan sungai-sungai.”

Syeikh Syuraim juga menyebutkan bahwa baru-baru ini salju telah turun di daerah Tabuk. Kita jadi teringat dengan perkataan Rasulullah saw. kepada Muadz saat perang Tabuk, “Kalau umurmu panjang, maka engkau akan melihat tempat ini penuh dengan kebun-kebun.” (msa/dakwatuna/islammemo) Redaktur: Moh Sofwan Abbas

Sumber: http://www.dakwatuna.com/

OKI Desak Masyarakat Dunia Akui Negara Palestina

Written By Admin on Kamis, 12 Desember 2013 | 11.11

Organisasi Kerja-sama Islam (OKI) mendesak masyarakat dunia segera mengakui wilayah Palestina sebagai negara berdaulat, pada penutupan konferensi tahunan tingkat menteri luar negeri mereka.

Para menteri organisasi itu menyambut baik keputusan PBB pada November 2012 menaikkan status wilayah itu menjadi negara pengamat non-anggota, dalam sebuah deklarasi yang disahkan pada akhir pertemuan tiga hari OKI di ibu kota Guinea, Conakry.

“Kami menyambut baik keputusan penting banyak negara untuk mengakui negara Palestina… dan mendesak negara-negara yang belum melakukan hal itu untuk memenuhi tanggung jawab mereka sesuai dengan Piagam PBB yang mengakui negara Palestina dalam waktu dekat,” kata pernyataan itu.

Organisasi yang memiliki 57 anggota itu mengulangi lagi kecaman mereka atas kebijakan ilegal Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza dan aksi kekerasan serta terorisme pemukim Israel terhadap warga sipil Palestina.

Dalam pernyataan itu, OKI juga mendesak diakhirinya segera kekerasan di Suriah, yang dilanda konflik antara pasukan yang setia pada pemerintah Partai Baath yang dipimpin Bashar al-Assad dan pemberontak yang berusaha menggulingkannya, dan dimulainya transisi ke arah “sebuah negara yang pluralistik, demokratis dan sipil”.

Organisasi terbesar negara Muslim itu juga menggarisbawahi komitmen untuk bekerja dengan masyarakat internasional dalam memerangi terorisme dan menolak “setiap upaya yang menghubungkan terorisme dengan Islam, sebuah negara tertentu Islam, ras, kebudayaan, agama atau kewarganegaraan”.

Para menteri luar negeri OKI mendesak dukungan untuk “memberantas kelompok-kelompok teroris bersenjata dan pengedar narkoba” di Mali, yang dilanda kudeta dan ofensif kelompok garis keras sebelum intervensi militer pimpinan Prancis pada Januari. OKI didirikan pada 1969 dan menyebut dirinya di situs beritanya sebagai “suara kolektif dunia Muslim”. (rol/sbb/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/

LDK Salam UI: Kampanye AIDS: Hidup Sehat, Bukan Seks Bebas

Written By Admin on Kamis, 05 Desember 2013 | 13.30



Tepat tanggal 1 bulan Desember, masyarakat seluruh dunia akan kembali memperingati hari HIV/AIDS. Hakikatnya, momen tersebut menjadi bukti kepedulian kita terhadap bahaya penyakit HIV/AIDS dan resiko penyebarannya. Isu ini bukan lagi hal yang baru di telinga masyarakat, namun demikian ada hal penting yang patut disoroti bersama, yaitu penolakan seks bebas untuk meredam resiko terjangkiti penyakit HIV/AIDS dengan pola hidup sehat.

Sejak pertama kali ditemukan tahun 1987, angka kasus HIV/AIDS di Indonesia yang dilaporkan hampir mencapai angka 100.000. lebih dari itu, resiko penyebarannya berpotensi mengalami peningkatan, sebagaimana data yang disampaikan oleh Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, bahwa tercatat setidaknya 5000 kasus baru HIV, dan 1300 kasus AIDS yang terjadi sepanjang Juli hingga September pada tahun 2012 yang lalu.

Dari angka tersebut, untuk kasus HIV saja, hampir setengahnya didominasi oleh kalangan dewasa berumur 25-40 tahun (sekitar 75%). Hampir sama buruknya untuk kasus AIDS, dengan jumlah penderitanya yang lebih banyak berumur kisaran 20-40 tahun (sebanyak 69%). Dari laporan kementerian kesehatan tersebut, juga ditekankan bahwa tidak ada perbedaan signifikan terhadap resiko penyebaran terhadap laki-laki maupun perempuan.

Kampanye penolakan terhadap seks bebas sepatutnya menjadi misi utama yang digalang oleh masyarakat, terutama di Indonesia, sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial bagi seluruh lapisan masyarakatnya. Sejauh ini, cukup banyak metode pendekatan yang ditempuh, baik oleh dinas kesehatan seperti Layanan Konseling Sukarela (KTS), Layanan Infeksi Menular Seksual (IMS), dan lainnya. Namun begitu, angka tersebut menunjukkan bahwa tidak cukup dengan memberikan pendekatan sedemikian.

Jika pendekatan terhadap kasus penyakit HIV/AIDS ini ditelusuri dari sudut pandang sosial – bahkan tidak salah jika mengusung kembali semangat berbudaya “timur” yang dikonotasikan sebagai budaya santun dan berkarakter “Indonesia” – bahwa ternyata angka kasus penyebaran penyakit tersebut secara umum dilatarbelakangi atas seks bebas yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan dan atas pola perilaku hidup bebas, khususnya seks pra-nikah.

Statistik angka kasus di atas hanya ibarat puncak gunung es, yang tertutup dengan sekian banyak kasus-kasus yang memang tidak dilaporkan, dengan berbagai alasan. Sebuah kesamaan yang bisa ditarik dari contoh-contoh kasus HIV/AIDS di lapangan adalah pola hidup, terutama seks, yang bermasalah, dan banyak diawali oleh perilaku seks menyimpang (untuk menjelaskan seks di luar nikah). Tentunya, jauh-jauh hari sebelum seseorang mendapati dirinya terjangkiti penyakit tersebut, harus disadari bahwa pola hidup seks harus benar-benar diperhatikan, karena pada dasarnya penyebaran penyakit HIV/AIDS hanya melalui hubungan seksual (atau penggunaan jarum suntik tidak steril).

Mencermati gerakan pembagian kondom secara besar-besaran, yang hampir setiap tahun dilakukan, yang dianggap sebagai salah satu bentuk kampanye penolakan seks bebas, tentunya tidak salah jika publik mempertanyakan maksud dibalik gerakan tersebut sebelum mampu menangkap tujuannya. Ada kekhawatiran bahwa pembagian kondom tersebut disinyalir justru memprovokasi masyarakat untuk melakukan seks bebas dengan cara “aman”. Berarti, persoalannya apakah yang menjadi titik tekan persoalan pencegahan terhadap penyakit HIV/AIDS diawali dari memulai pola hidup seks yang sehat, dalam artian tidak berganti-ganti pasangan (seks dalam ikatan pernikahan) atau sebaliknya. Tentunya, pendekatan yang dilakukan secara masif harus sangat mempertimbangkan aspek sosial dari masyarakat itu sendiri.

Resiko penyebaran terjangkiti penyakit HIV/AIDS sepatutnya menjadi kekhawatiran semua pihak, tidak hanya instansi pemerintah, tetapi kepada seluruh lapisan masyarakat. Pendekatan yang terbaik perlu ditekankan agar usaha dan tujuan untuk menghindari penyakit tersebut bisa berjalan efektif.

Tentu saja, menjauhi seks bebas jauh lebih baik, bukan?

Dengan adanya rencana dilakukannya Pekan Kondom Gratis oleh KPAN, di mana akan ada pembagian kondom gratis, LDK Salam UI menyatakan sikap:
Menolak adanya pekan kondom nasional di seluruh Indonesia. Pekan kondom tidak memberikan dampak signifikan terhadap turunnya angka penderita AIDS di Indonesia, angka penderita AIDS semakin bertambah. Kondom bukan solusi.
Menolak pembagian kondom yang tidak tepat sasaran. Hal tersebut menjadi pintu dari perbuatan seks bebas.
Mendukung segala bentuk penanggulangan AIDS yang sesuai dengan norma dan nilai agama tanpa harus membuka kesempatan untuk merusak moral anak-anak Indonesia.
Mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberi dukungan dan kepedulian kepada para penderita AIDS tanpa harus mengucilkannya dari masyarakat.
Meminta kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk berperan aktif mencegah HIV/AIDS tanpa harus merusak moral bangsa Indonesia.
Redaktur: Retummoc

Sumber: http://www.dakwatuna.com/

Ustadz Yusuf Mansur: Jilbab Ditunda, Kondom Malah Dibebaskan

Written By Admin on Rabu, 04 Desember 2013 | 10.38


Pembagian kondom gratis dalam rangka Pekan Kondom Nasional meresahkan ulama, termasuk Pimpinan Ponpes Daarul Quran Bulak Santri, Ustadz Yusuf Mansur yang geram mendengar kabar tersebut. Ia membandingkan dengan penundaan penggunaan jilbab untuk polwan Muslimah.

“Jilbab ditunda2… Kondom malah dibebaskan sebebas2nya… Innaa lillaah… Innaa lillaah… Innaa lillaah, ” tulis Ustaz Yusuf dalam Twitter pribadinya @Yusuf_Mansur.

Ustadz berusia 36 tahun ini bahkan mengaku merasa jijik dengan program Pekan Kondom Nasional yang digelar Kementerian Kesehatan tersebut. “Tiba2 saya merasa jijik hari ini dengan negara ini… Semoga dtgnya maghrib sebentar lagi, nyaman lagi hati saya, setelah shalat nanti…”

“Tapi saya percaya. Ini kelalaian saja. Bukan kesengajaan. Insyaa Allah kita bawa menjadi doa, atas semua pemandangan & rasa…”

Ustadz asli Betawi itu melanjutkan, “Masa skrng negara lsg yg berupaya bagus, baik, malah memilih cara yg ga bagus. Yusuf Mansur mau nerima, bljr, & menyempurnakan… Negara?” (rol/sbb/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com

Surahman : Kondomisasi Berarti Liberalisasi Perzinahan

Written By Admin on Senin, 02 Desember 2013 | 10.00


Rencana Komisi Penanggulangan Aids(KPA) Nasional mengelar Pekan Kondom Nasional pada 1-7 Desember 2013, di 12 kota besar di Indonesia. Salah satunya dengan membagi-bagikan kondom secara gratis kepada masyarakat, mendapatkan kecaman dari berbagai pihak salah satunya datang dari anggota DPR RI.
Surahman Hidayat anggota komisi X DPR RI, ketika di hubungi di jakarta, 1/12/2013, mengecam program penanggulang Aids melalui sosialisasi pemakaian kondom kepada kepada masyarakat termasuk pelajar dan mahasiswa, " secara tidak langsung ini mengajarkan kepada masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, bahwa melakukan seks di luar pernikahan legal asal menggunakan kondom" tegas Surahman.
''Hal itu akan berpotensi memicu perilaku seks bebas yang kontraproduktif, kondomisasi berarti liberalisasi perzinahan yang akan mendatangkan kutukan Allah, dan hidup tidak berkah " tegas Ketua Dewan Syariah Pusat PKS, Surahhman, Minggu (1/12/2013), dalam pernyataannya menanggapi rencana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional yang akan menggelar Pekan Kondom Nasional pada 1-7 Desember 2013.
Surahman mengungkapkan sangat mendukung berbagai upaya penanggulangan penyakit AIDS akibat seks bebas di luar pernikahan melalui pendidikan, dengan pendekatan moral dan agama. ''tetapi dengan bentuk sosialisasi tentang bahaya seks sebelum menikah, seks bebas atau bergonta ganti pasangan seksual, pelacuran, pornografi, narkoba dan menjauhi perilaku Lesbi Gay Biseksual Transgender (LGBT) untuk menghindari resiko bahaya penularan virus HIV dan AIDS,'' tutup Surahman.[im/m]
 
 http://www.islamedia.web.id
 
Support : Copyright © 2011. DPC PKS BATANGHARI LAMPUNG TIMUR - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger